6 Tips Memilih Karpet Lantai untuk Mempercantik Rumah

Mar 31, 2021

By PR

Karpet adalah salah satu elemen dekorasi rumah yang berfungsi sebagai penutup lantai. Tergantung pada bahan, ketebalan, dan tekstur, karpet dapat menciptakan suasana tertentu pada sebuah ruang. Biasanya karpet terbuat dari kain atau bulu domba namun bisa juga dari bahan lainnya seperti kapas, rumput, rami, sutra, dan bahkan bahan sintetis seperti karpet nilon.

membeli karpet

Source: Pexels.com

Ada berbagai jenis karpet yang bisa kamu temukan di toko online furniture rumah terpercaya, salah satunya adalah di Lumikasa. Bagi kamu yang sedang mencari cara cepat untuk memperbaharui estetika ruang, penempatan karpet di rumah bisa menjadi solusinya. Nah, sebelum membeli karpet dan agar kamu tidak kecewa nantinya, ada beberapa faktor penting yang perlu kamu pertimbangkan.

 

1.      Bahan Karpet

Di toko online Lumikasa, kamu bisa menemukan karpet mulai dari bahan wol sampai ke sintetis. Lalu karpet berbahan apa yang cocok untuk rumah kamu? Jawabannya mudah. Sesuaikan dengan kebutuhan rumah kamu.

Bahan Karpet

·        Bahan Karpet Wol. Bahan yang sangat populer untuk pembuatan karpet dan dapat menghias lantai dengan apik.

Kelebihan : Populer, memberikan kenyamanan yang lebih untuk kaki.

Kekurangan : Cepat menyerap kelembapan, tidak cocok untuk rumah dengan anak kecil dan hewan peliharaan.

·        Bahan Karpet Sintetis.

Kelebihan : ideal untuk rumah dengan anak-anak dan hewan peliharaan, cocok dipakai di ruangan dengan resiko terkena tumpahan noda, teksturnya sudah bisa meniru bahan lain seperti wol dan tumbuhan alami

Kekurangan : Bahan sintetis ini mudah lembab dan mudah terbakar

·        Bahan Karpet Kapas

Kelebihan : Lebih murah, mudah dibersihkan

Kekurangan : Tipis dan tidak tahan lama

·        Bahan Karpet Tanaman Alami

Kelebihan : Tahan lama, Lebih ringan, dan lebih terasa dingin alias tidak panas

Kekurangan : Tipis, bagi sebagian orang mungkin terlalu kasar teksturnya

·        Bahan Karpet Sutra

Kelebihan : Lembut, memiliki kilau yang indah, cocok untuk kamu yang suka karpet dengan pola oriental rumit

Kekurangan : mahal, membutuhkan teknik pembersihan khusus agar awet

 

2.      Siapa yang akan menggunakan ruangan.

 

Sebelum berinvestasi pada karpet berdasarkan warna dan corak, ada baiknya untuk meluangkan waktu dalam mempertimbangkan siapa yang akan lebih berinteraksi dengan karpet yang akan kamu beli.

Contohnya, apabila karpet akan diletakkan di rumah dengan orang berumur atau dengan mobilitas terbatas, saran dari Lumikasa untuk memilih karpet dengan tumpukan rendah untuk mengurangi resiko tersandung dan cedera.

karpet dengan tumpukan rendah

Source: Pexels.com

Kemudian apabila di rumah ada anak kecil dan hewan peliharaan, pilihlah karpet katun karena mudah dibersihkan. Atau bisa juga karpet permadani bundar yang lembut untuk area main anak agar nyaman.

Karpet polypropylene

Source: Pexels.com

Bosan dengan motif karpet yang itu-itu saja? Karpet polypropylene atau karpet outdoor akan menjadi pilihan yang bagus untuk kamu. Karena kemajuan teknologi, karpet outdoor dan karpet indoor sama bagusnya sehingga cocok untuk ruang keluarga, ruang santai, dan area berkumpul lainnya.

 

3.      Tentukan dimana area tempat duduk utama.

 

Karpet bisa membantu kamu dalam menentukan area utama dalam sebuah ruang. Misalnya area utama tempat duduk di ruang kamu adalah bentuk persegi, maka pilihlah karpet dengan bentuk persegi untuk menekankan bahwa area tersebut merupakan area utama di dalam ruangan.

 

·        Untuk di ruang tamu, pastikan untuk memilih karpet lantai ukuran besar sehingga bisa menutupi lantai area sofa, armchair, dan side table atau coffee table. Selain itu, usahakanlah ada jeda antara furniture dengan dinding rumah.

karpet lantai ukuran besar ruang tamu

Source: Pexels.com

·        Untuk di ruang makan, pastikan lebar karpet lantai bisa mencakup untuk 8 kaki dan juga area kursi ketika kursi didorong ke belakang.

karpet lantai ruang makan

Source: Pexels.com

·        Untuk area yang tidak memiliki tempat duduk seperti kamar tidur, kamu bisa meletakkan karpet oval atau persegi pada area dimana kamu biasanya naik-turun dari tempat tidur. Kamu bisa juga meletakkan karpet oval di depan pintu yang mengarah balkon. Sesuaikan pola karpet dengan suasana ruang agar bisa membangun estetika yang sesuai dengan keinginan kamu.

karpet lantai kamar tidur

Source: Pexels.com

4.      Sesuaikan dengan palet warna ruang kamu.

 

Banyak desainer interior mengatakan karpet yang paling mengesankan adalah karpet yang seperti karya seni. Warna karpet cerah atau pola yang eksentrik tidak akan cocok untuk ruang dengan warna yang tenang dan menenangkan seperti abu-abu dan cream. Begitu juga sebaliknya. Oleh karena itu, pastikan kamu sudah tahu palet warna setiap warna agar tidak salah dalam memilih karpet.

·        Untuk ruang tamu rumah minimalis dengan furniture minimalis, kamu bisa memadukannya dengan karpet pola geometris multi-warna, pola zigzag, motif abstrak, atau tampilan menarik lain agar membuat rumah kamu lebih terlihat estetik.

karpet yang seperti karya seni

Source: Pexels.com

·        Untuk ruang yang sudah memiliki banyak warna, pilihlah karpet dengan warna kalem. Kamu bisa melapisinya dengan karpet lain dengan warna dan tekstur serupa untuk setup yang lebih menarik dan tidak monoton.

karpet dengan warna kalem

Source: Pexels.com

5.      Bagaimana menentukan ukuran karpet yang saya butuhkan?

 

Karpet merupakan investasi jangka panjang terlebih lagi apabila harga karpet lantai yang kamu beli lebih mahal. Pemilihan karpet yang terlalu besar atau terlalu kecil akan berakibat pada hilangnya estetika ruang. Oleh karena itu, sebelum kamu membeli karpet, ukurlah area yang akan kamu letakkan karpet. Kebanyakan desainer interior mengikuti aturan praktis dalam menentukan ukuran karpet yang dibutuhkan: semakin besar ruangan, semakin besar permadani.

ukuran karpet yang dibutuhkan

·        Sebagai contoh, kamu ingin meletakkan karpet di ruangan luas yang penuh dengan perabot rumah, kamu bisa memilih karpet ukuran 3x4 meter atau lebih besar, tergantung pada tata letak ruangan. Namun ingatkan bahwa kaki depan mebel harus pas di atas tepi karpet.

 

·        Contoh lainnya adalah ruang tamu yang biasa kamu gunakan untuk work from home, pertimbangkan karpet ukuran 2x3 meter dan letakkan tepat di bawah meja kopi/coffee table. Kamu dapat memilih meja kopi di online shop Lumikasa, lho!

 

·        Ingin meletakkan karpet di tempat tidur? Selain menempatkan karpet oval atau karpet bulu oval di area kamu sering naik-turun dari tempat tidur, masih ada 2 opsi lain. Karpet ukuran 2,7x3,6 meter sangat pas di bawah tempat tidur King atau Queen sementara karpet ukuran 1,5x2,4 meter akan membuat kaki kamu nyaman di samping tempat tidur Twin.

 

·        Karpet ukuran 1,8x2,7 meter dapat digunakan di ruang makan apartemen yang lebih kecil untuk menciptakan area tempat duduk simetris dengan meja makan persegi maupun meja makan persegi panjang dengan 4 kursi makan.

 

6.      Sudah siap untuk membeli karpet?

 

Kesiapan kamu dalam membeli karpet lantai dipengaruhi oleh banyak faktor. Mulai dari harga, ukuran, warna, dan bahan. Pertanyaan lain yang mungkin muncul adalah, apakah kamu akan membeli karpet sesuai budget? Di toko online furniture terpercaya Lumikasa, kamu bisa mendapatkan karpet sintetis yang harganya relatif lebih murah.

ARTSY MODERN RUGS STRIPE
ARTSY MODERN RUGS STRIPE
ARTSY MODERN RUGS BUBBLEGUM
ARTSY MODERN RUGS BUBBLEGUM

Lalu apabila kamu memiliki budget lumayan tinggi, kamu bisa mendapatkan karpet dengan bahan wol. Desain karpet lantai unik akan menambahkan kenyamanan kamu saat beraktivitas di rumah. Beli karpet di situs belanja online Lumikasa sekarang! Metode pembayarannya beragam mulai dari bank transfer sampai Go-Pay dan bisa diakses seluruh masyarakat Indonesia dan dunia.